http://www.blogger.com/choose-gadget?blogID=6045413722452356592&sectionId=footer-2-1

timezone004.blogspot.com

Senin, 18 April 2011

Pembangunan Gedung Baru DPR Molor

VIVAnews - Sekretariat Jenderal DPR menyatakan proses pembangunan gedung kemungkinan akan ditunda untuk sementara waktu. Alasannya, hingga saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih melakukan evaluasi terhadap keefektifan rancangan gedung baru tersebut.

"Rencana pembangunan gedung yang semula dijadwalkan bulan Juni sudah pasti mundur karena menunggu evaluasi PU saja lama," Ujar Kepala Biro pemeliharaan pembangunan dan instalasi Sekretariat Jendral DPR,  Soemirat, di Jakarta, Senin, 18 April 2011.

Menurut Soemirat, pertimbangan Kementrian PU sangat diperlukan karena hasil rekomendasinya akan memberikan masukan mengenai kecocokan ruangan. 

Salah satu rekomendasi Kementerian PU bisa saja menilai mengenai rencana gedung DPR yang dibuat dengan tipe  menara kembar (Twin Tower) seperti yang diusulkan Ketua DPR Marzuki Alie.

Soemirat mengatakan, jika nanti desain gedung yang telah diserahkan DPR ditolak oleh Kementerian PU, Setjen DPR mengusulkan untuk dibuat sayembara bentuk gedung yang diharapkan lebih  diterima oleh masyarakat.

"Kalau sekarang ini memang strukturnya agak besar, untuk blok portalnya saja sudah mahal. Tapi itu nanti tergantung seperti apa rekomendasi PU-nya. Kalau rekomendasi PU itu otomatis akan diikuti, termasuk kalau harus ada sayembara lagi," jelas Soemirat.

Walaupun, diakui Soemirat, pelaksanaan sayembara pembuatan desain gedung baru DPR harus dimulai dari awal kembali.

Desain gedung baru DPR yang selama ini dikeluarkan DPR, diungkapkan Soemirat, sebetulnya merupkan hasil dari karya seorang anggota DPR, seorang staf ahli, dan seorang sekretaris pribadi lalu seorang anggota, lima staf ahli dan seorang sekretaris.
Seperti diketahui, hasil rapat konsultasi, pimpinan fraksi dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) memutuskan bahwa pembangunan gedung baru tetap dilanjutkan. Meski ada dua kajian yang harus dipertimbangkan Kementerian PU mengenai ruangan dan harga.

Ruangan tiap anggota dewan seluas 111,1 meter apakah sesuai standar, di atas standar, atau malah di bawah standar. Kemudian, harga Rp7,2 juta per meter persegi apakah terlalu mahal, terlalu murah, atau sudah sesuai ketentuan. (eh)

• VIVAnews

Jamie Carragher: Kondisi Saya Sudah Membaik

EPL : Jamie Carragher , Arsenal v LiverpoolBek Liverpool Jamie Carragher mengatakan kondisinya kini sudah semakin membaik setelah ia mengalami cedera kepala saat pertandingan lawan Arsenal di Emirate Stadium, Minggu (17/4).

Dalam pertandingan itu, The Reds mampu menahan imbang tim tamu 1-1. Tendangan penalti Robin van Persie pada menit ke-89 mampu disamakan dengan tendangan penalti Dirk Kuyt empat menit kemudian.

Carragher harus meninggalkan lapangan di babak kedua dengan kepala dibalut dan digotong oleh tim medis setelah ia berbenturan secara keras dengan full-back muda Liverpool John Flanagan.

"Saya merasa baik. Anda lebih tahu dari saya karena saya tidak bisa melihat apa-apa saat itu," ujar Carragher usai pertandingan.

"Saya ingin melihat televisi setelah saya kembali ke rumah. Tapi, kondisi saya kini membaik, meski saya tak bisa mengingat kejadian itu."

"Ini merupakan salah satu hal yang bisa terjadi dalam sepakbola."

"Yang jelas, saya puas dengan hasil imbang dalam pertandingan ini."

Dua Penalti Warnai Drama Di Emirates

EPL : Gael Clichy - Dirk Kuyt, Arsenal v LiverpoolDrama terjadi di Stadion Emirates ketika Arsenal menjamu Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (17/4). The Gunners yang wajib menang untuk memangkas jarak dengan Manchester United di singgasana klasemen sempat mengira bakal memperoleh poin penuh setelah Robin van Persie sukses mengeksekusi penalti di menit ketujuh injury time.

Sayang, tak berapa lama kemudian gantian The Reds yang mendapat hadiah tendangan 12 pas ketika Lucas Leiva dilanggar Emmanuel Eboue. Penalti yang diambil oleh Dirk Kuyt untuk menaklukkan Wojciech Szczesny itu adalah tendangan terakhir pertandingan!

Arsenal pun harus rela hanya mengikis satu angka dari United, sedangkan Liverpool masih tertahan di peringkat enam klasemen.

Tuan rumah memulai laga dengan inisiatif menyerang. Mereka langsung mendapat peluang di menit ketiga ketika tendangan bebas Samir Nasri yang disambut Abou Diaby masih melebar.

Theo Walcott yang melakoni comeback usai cedera juga menguji Pepe Reina di menit ke-12 dari sepakan jarak jauh yang ditinju oleh kiper Liverpool itu.

Serentetan peluang terus dikreasikan oleh anak-anak asuh Arsene Wenger, tapi tak satu pun yang mampu menembus gawang The Anfield Gang, yang memang lebih memilih pendekatan bertahan. Skor kacamata pun menutup babak pertama.

Jalannya paruh kedua tak jauh berbeda dengan Arsenal tampil lebih mendominasi. Liverpool yang terus berada dalam tekanan mendapat kesialan setelah dua pemain mereka, Jamie Carragher dan Andy Carroll, harus ditarik keluar karena cedera menyusul Fabio Aurelio yang terpaksa digantikan Jack Robinson sejak menit ke-21.

Carroll mengalami masalah di menit ke-53 setelah terjatuh saat tengah mengejar bola. Eks striker Newcastle United ini sempat terus bermain sebelum memberikan tempat kepada Jonjo Shelvey di menit ke-71.

Sedangkan Carragher cedera karena berbenturan kepala dengan rekannya, John Flanagan, di menit ke-58 hingga sempat tak sadarkan diri.
<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=488833?area=2l&pos=2&ord=488833"></script> Problem yang menimpa kapten Liverpool ini membuat wasit Andre Marriner harus menghentikan pertandingan cukup lama, dan inilah yang mengakibatkan sang pengadil memberikan tambahan injury time yang juga tak sebentar. Carragher lalu langsung digantikan oleh Sotirios Kyrgiakos.

Usai insiden ini, kontrol permainan tetap dipegang Arsenal, tapi The Reds bukannya tanpa kans. Mereka sempat nyaris mencuri keunggulan. Sebelum ditarik keluar, kerja sama Carroll dan Luis Suarez sempat menghadirkan bahaya untuk Arsenal, sayang tendangan Suarez masih lemah sehingga diantisipasi dengan mudah oleh Szczesny.

Arsenal sendiri kerap menerapkan link-up play cantik yang sayangnya masih belum mampu diselesaikan untuk menggetarkan gawang Reina.

Setelah bermain selama hampir 90 menit tanpa gol, drama memuncak di pengujung pertandingan ketika ofisial keempat menunjukkan angka delapan menit sebagai injury time.

Memasuki menit ke-97, Jay Spearing melanggar Cesc Fabregas dari belakang. Tanpa ampun, wasit pun menunjuk titik putih. Van Persie sebagai eksekutor dengan dingin mengonversi penalti dengan baik. Selesai? Belum.

Setelah kick-off ulang, Liverpool mendapat kesempatan melalui tendangan bebas Suarez yang masih membentur pagar betis. Beruntung bagi Liverpool, karena Emmanuel Eboue dengan ceroboh menjatuhkan Lucas di kotak penalti.

Dari titik putih, Dirk Kuyt, kompatriot Van Persie di timnas Belanda, sukses mengecoh Szczesny sekaligus menutup pertandingan dengan skor 1-1.

Kenny Dalglish: Dirk Kuyt Pemimpin Di Ruang Ganti Liverpool

EPL: Dirk Kuyt, Liverpool v Manchester United
Pelatih Liverpool Kenny Dalglish memuji sifat kepemimpinan Dirk Kuyt. Kuyt membuat dirinya populer di tribun dan di ruang ganti pemain, dengan kerja kerasnya dan sikap positif yang dimilikinya membuat fans Liverpool dan rekan-rekannya menyukainya.

"Para pemain sangat akrab dengan Dirk. Dia sangat bagus di lapangan dan juga ruang ganti
pemain. Dia menyukai perbincangan dan sangat bagus kami memiliki pemain seperti itu," ujar Dalglish kepada Liverpoolfc.tv.

"Dia mengetahui apa yang Liverpool perjuangkan dan dia memahaminya, dan klub juga memahaminya. Dia adalah aset yang sangat berharga bagi kami."

"Seperti yang saya katakan, bagus bagi kami terus memilikinya. Dia akan terus berada di sini dan kami harap dia akan berkontribusi kepada kesuksesan klub ke depannya."

Fans Manchester United Desak FA Hukum Kenny Dalglish

Fans Manchester United mendesak agar federasi sepakbola Inggris [FA] memberikan sanksi kepada manajer Liverpool Kenny Dalglish yang terlibat konfrontasi dengan arsitek Arsenal Arsene Wenger.

Dalglish terekam kamera ketika mengeluarkan kata-kata kasar kepada Wenger yang memprotes keputusan wasit memberikan penalti kepada The Reds dalam pertandingan kedua tim akhir pekan kemarin.

Dilansir suratkabar Mirror, FA bakal dituding menerapkan standar ganda dalam menjalankan aturan bila Dalglish tidak dikenai sanksi. Fans United menyamakan sikap Dalglish dengan aksi ujung tombak Wayne Rooney yang mengeluarkan kata-kata kasar ketika mencetak hat-trick melawan West Ham United.

Menurut fans United, walau Dalglish tidak memperlihatkannya langsung ke kamera televisi, pada kenyataannya juru taktik Liverpool itu keluar dari area teknik untuk mengecam Wenger. Sikap tersebut bertentangan dengan kampanye Hormat yang dilakukan FA.

PPATK: 2 Bank BUMN Punya Rekening Malinda

VIVAnews - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akhirnya menyebutkan bahwa dari 10 bank yang memiliki rekening Inong Malinda atau Malinda Dee, dua di antaranya adalah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain menempatkan di 10 bank, Malinda juga memiliki rekening di dua perusahaan asuransi.

"Jumlah bank BUMN (yang memiliki rekening Malinda) itu ada dua," kata Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PPATK, Subintoro saat berbincang dengan VIVAnews.com di Jakarta, Senin sore, 18 April 2011.

Menurut Subintoro, dua bank BUMN tersebut merupakan bank-bank besar, seperti halnya delapan bank swasta yang ikut menyimpan dana milik Malinda. "Delapan bank lainnya itu juga termasuk bank-bank besar," tuturnya.

Namun, ketika ditanya mengenai nama bank BUMN tersebut, dia tidak mengungkapkannya dan hanya mengatakan tidak perlu mengumumkannya. Sebab, saat ini, bank-bank tersebut masih dalam status investigasi atau audit khusus atas rekening-rekening yang diduga menampung dana Malinda Dee. "Begitu juga bank swastanya," ujar Subintoro.

Sebelumnya, Kepala PPATK, Yunus Husein, juga mengatakan bahwa dari 10 bank yang menyimpan dana Malinda Dee terdapat bank pelat merah. "Ya, ada bank BUMN," kata dia melalui pesan singkatnya kepada VIVAnews.com, akhir pekan lalu.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Sukoriyanto Saputro, ketika dikonfirmasi apakah ada rekening Malinda di Bank Mandiri, berjanji akan melakukan pengecekan. "Kami belum tahu ada info itu. Tapi, kami berjanji akan mengecek apakah Malinda Dee memiliki rekening di Bank Mandiri," tuturnya kepada VIVAnews.com, belum lama ini.   

Dua bank BUMN lainnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga menyatakan belum mendengar informasi adanya aliran dana Malinda Dee itu.

Sekretaris Perusahaan BNI, Putu Bagus Kresna, menuturkan, sejauh ini pihaknya belum mendengar adanya uang hasil penggelapan dana nasabah prioritas Citibank ke BNI. "Belum dengar ada informasi itu," kata Putu saat dihubungi VIVAnews.com.

Bahkan, ia mengatakan, pihaknya tidak akan membuka atau mengumumkan rekening nasabah kepada media. Sebab, hal itu merupakan kerahasiaan bank. "Jadi, kami bisa buka kalau ada perintah dari PPATK dan BI (Bank Indonesia)," ujar Putu.

Sedangkan Sekretaris Perusahaan BRI, Muhammad Ali, juga tidak mengetahui adanya informasi soal rekening Malinda Dee itu. "Kami tidak ada informasi kalau dia (Malinda) punya rekening di BRI. Tapi, nantilah kami cek dulu kebenarannya," kata dia.                

Seperti diketahui, tersangka kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang Malinda Dee, yang saat itu di Citibank memegang posisi relationship manager, diduga mengambil dan mentransfer uang nasabah ke beberapa rekening.

Transaksi perbankan yang diduga dilakukan oleh Malinda terbongkar setelah ada laporan korban dari nasabah kepada Citibank. Setelahnya itu, pihak Citibank melaporkan hal ini ke kepolisian.

Ada tiga nasabah korban Malinda yang berasal dari perusahaan besar melaporkan uangnya hilang. Jumlahnya sekitar Rp16 miliar.

Malinda sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggelapan dan pencucian uang tersebut. Saat ini, dirinya ditahan di rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. (art)
• VIVAnews

Pengacara: MNC Aman dari Putusan Pengadilan

VIVAnews - Putusan pengadilan yang memenangkan Siti Hardiyanti Rukmana Cs tak mempengaruhi PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC). Ini karena kasus tersebut pihak yang bertikai adalah PT Berkah dan Siti Hardiyanti Rukmana Cs.

Pengacara MNC Hotma Paris Hutapea menyatakan bahwa putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tertanggal 14 April 2011 sama sekali tidak pernah menghukum MNC, selaku pemegang 75 persen saham di PT Cipta TPI.

"Pengadilan tidak pernah menghukum dan memerintahkan MNC menyerahkan kepemilikan saham kepada Mbak Tutut--panggilan Siti Hardiyanti Rukmana," ujarnya saat konfrensi pers di auditorium MNC Tower, Jakarta, Senin 18 April 2011.

Presiden Direktur MNC Hary Tanoesoedibjo juga menyatakan, tidak ada kaitan antara MNC dengan transaksi antara PT Berkah dan Mbak Tutut yang terjadi pada Maret 2005. "PT MNC baru masuk ke saham PT Berkah pada Juni 2006," katanya.

Terkait dengan keinginan Mbak Tutut segera melaksanakan putusan pengadilan, dia mengatakan, putusan pengadilan tidak dapat dilaksanakan apabila masih ada banding, kasasi, dan upaya hukum lainnya, seperti Peninjauan Kembali (PK).

"Pihak PT Berkah selaku pemegang saham lama akan melakukan banding ke pengadilan tinggi. Karena itu saya katakan tidak ada ancaman hukum apapun terhadap pemegang saham sekarang," ujarnya.

Kuasa hukum Mbak Tutut, Harry Pontoh, Jumat lalu, mengaku siap meladeni bila pihak Hary Tanoesoedibjo mengajukan banding. "Kami hadapi saja," katanya. "Percaya kebenaran itu pada akhirnya akan terwujud." (eh)
• VIVAnews